translate language

Jumat, 17 Juli 2009

SEBAB KURANGNYA RASA SYUKUR

Sebuah hadis yg diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Abu Hurairah ra " Sesungguhnya ada 3 orang dari kalangan Bani Isroil, orang yg mempunyai penyakit kusta, orang yg botak, dan orang yg buta........"

Allah Swt telah menguji ke 3 orang dari Bani isroil tersebut dengan diberinya penyakit dan Allah mengutus malaikat untuk menemui ke 3 orang tersebut dg berwujud manusia.

Orang yg pertama yaitu orang yg menderita penyakit botak, rambutnya selalu rontok sampe2 kepalanya botak dan kulitnya yg mengelupas hingga menimbulkan bau yg tdk enak, akhirnya orang tersebut dikucilkan dan diasingkan olek masyarakat, kemudian malaikat mendekatinya dan menanyakan perihal penyakitnya dan ia jawab syukur alhamdulillah Allah masih mengingat saya dengan diberikannya penyakit ini. Malaikatpun bertanya maukah anda saya doakan agar anda diberikan kesembuhan oleh Allah dan apakah yg hendak anda lakukan nanti jika anda sembuh nanti? Tentu saya akan senang sekali dan saya akan sangat bersyukur lagi kepada Allah, kemudian malaikatpun mendoakannya dan seketika itu orang tersebut langsung sembuh.

Kemudian malaikat tadi menawarkan lagi kepada orang tersebut apakah anda mau jika saya berikan seekos hewan untuk anda ternak? Orang itu menjawab dengan senang hati saya menerima tawaran tersebut dan jika tidak keberatan saya mau minta seekor unta?

Kemudian diberikanlah seekor unta betina yg sedang hamil tua.Kemudian dipeliharalah unta tersebut hingga menjadi banyak dan ia menjadi seorang yg kaya.

Orang yg kedua yaitu orang yg menderita penyakit kusta, orang tersebut juga dikucilkan oleh masyarakat karena takut menulari orang laen. Malaikatpun mendatangi orang tersebut dan bertanya seperti yg ditanyakan kepada orang yg pertama. Orang tersebut menjawab serupa seperti yg dijawab orang yg botak tadi, kemudian dia juga diberikan seekor sapi betina yg gemuk yg sedang hamil tua. Sapi itupun ia ternak hingga menjadi banyak dan ia pun menjadi seorang yg kaya.

Orang yg ketiga yaitu orang yang buta,tiap kali selalu mengeluarkan cairan yang berbau tidak sedap dari matanya. Ia tidak dianggap oleh keluarganya dan masyarakat sekitar. Malaikat mendekatinya dan menanyakan kondisinya seperti orang yg pertama dan kedua. Ia mensyukuri pemberian dari Allah, iapun didoakan malaikat dan ia langsung sembuh matanya bisa melihat. Ia pun diberikan juga seekor kambing betina yg gemuk dan sedang hamil tua. Kemudian ia ternak hewan itu hingga berkembang menjadi banyak dan ia pun menjadi orang yg kaya.

Beberapa tahun kemudian setelah ketiga orang tadi kaya, Allah mengutus malaikat untuk menemui ketiga orang tersebut dengan berwujud manusia yg seperti dulu lagi.
Malaikat itu mendatangi orang yg pertama dan ia hendak mengujinya dengan menyamar sebagai seorang musafir.

Assalamu'alaikum tuan, saya adalah seorang musafir yg kehabisan bekal untuk perjalanan pulang, bolehkah kiranya saya meminta unta anda yg kecil saja agar saya bisa melanjutkan perjalanan saya. Orang tersebut menjawab enak saja didunia ini tidak ada sesuatu yg gratis, kalau mau bekerjalah pada saya memelihara hewan saya dan membersihkan kotorannya.
Malaikat itu berkata saya tidak punya waktu banyak karena keluarga saya sudah menunggu lama kedatangan saya, tidakkah anda ingat saya dulu adalah seorang yg datang kepada anda ketika anda sakit dan saya mendoakan anda dan memberikan anda seekor hewan ternak?.
Sepontan orang tersebut marah, selama hidup saya tidak pernah mengalami penyakit yg aneh dan harta kekayaan ini adalah hasil dari pada usaha dan keringatku sendiri.

Orang tersebut melupakan apa yg telah terjadi pd dirinya dulu an ia mengusir malaikat itu dari rumahnya. Malaikat itu langsung pergi dan seketika itu orang tersebut kembali seperti keadaan semula berpenyakitan dan hartanya berangsur2 habis. Satu orang telah gagal mendapat ujian dari Allah.

Kemudian Malaikat itu menuju ketempat orang yang kedua dengan wujud manusia seperti yg dulu, dimintanya juga hasil dari ternaknya seekor sapi. Tapi apa yang terjadi orang tersebut juga marah dan mengusir malaikat tersebut, orang itu lupa akan keadaannya yg dulu meskipun sakit tapi tetap bersyukur.

Malaikat pun meninggalkan orang tersebut dan tak lama kemudian orang itu kembali keadaannya seperti dulu yg berpenyakitan dan hartanya berangsur-angsur habis. Orang yang kedua pun gagal dari ujian yang diberikan oleh Allah, tinggal orang yg ketiga yang akan ditemui oleh malaikat.

Ketika Malaikat menuju kerumah orang tersebut belum sampe ketempat orang itu, kelihatan dari jauh langsung didekatinya malaikat itu. Seraya berkata kemana aja tuan selama ini? Malaikat itu menjawab apakah anda kenal dengan saya? Tentu saya ingat sekali dengan tuan, pertama kali mata saya bisa melihat yang nampak didepan saya adalah anda yg mendoakan saya dan memberikan seekor kambing pd saya.

Ada gerangan apa tuan kemari?adakah yg bisa saya bantu?
Makaikat: saya adalah musafir yg kehabisan bekal untuk pulang, saya hendak meminta pada anda seekor kambing untuk bekal saya pulang.
Orang itu menjawab ambillah berapapun yg anda butuhkan, meski anda ambil semua saya ikhlas, karena semua ini adalah milik tuan, sudah cukup banyak saya mengambil hasil darinya.
Malaikat: sesungguhnya saya tidak membutuhkan apa2 dari anda, saya kesini hanya ingin menguji seberapa besar rasa syukur anda dalam menghadapi cobaan, dan diantara ketiga orang yg diuji oleh Allah, hanya anda yg berhasil menghadapi ujian tersebut.
Seketika orang tersebut menangis karena senangnya akan keberhasilannya dan langsung bersujud syukur, ketika orang tersebut bangun dari sujudnya, ia tidak melihat lagi musafir yang berada didepannya tadi. Ia baru menyadari ternyata yang berbicara debgannya tadi adalah malaikat.

Sungguh gembiranya orang yang telah lolos dari ujian, terlebih lagi ujian itu langsung datangnya dari Allah Swt. Semoga kita semua dapat memetik hikmah dari kejadian diatas.

Tidak ada komentar: